JOMBANG — Langkah strategis Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin Bahrul 'Ulum Tambakberas, Jombang, dalam mempercepat digitalisasi tata kelola pesantren menggandeng mitra pengembang yang kompeten di bidangnya.
Dalam meluncurkan Sistem Informasi Pesantren Terintegrasi (SIPT) pada Pertemuan Wali Santri Tahun Pelajaran 2026/2027, Balitbang Ponpes Al-Muhibbin secara resmi menunjuk kolaborasi antara Komunitas Santri Melek Teknologi (SAKTi Indonesia), PT. Nusatama Jaya Sakti, dan Nusantara Computech sebagai tim pengembang sistem dan ekosistem digital pesantren.
Penunjukan konsorsium pengembang ini menjadi jembatan penting dalam memodernisasi tata kelola pesantren berbasis salaf tanpa mengabaikan tradisi dan nilai-nilai keislaman yang dipesankan para masyayikh.
Kolaborasi Teknologi Berbasis Pesantren
Komunitas SAKTi Indonesia yang dikenal konsisten mengedukasi serta mengintegrasikan teknologi di lingkungan pesantren, hadir memperkuat fondasi digital bersama lini profesional dari PT. Nusatama Jaya Sakti dan Nusantara Computech. Synergy ini dirancang untuk memastikan sistem yang dibangun tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga ramah pengguna (user-friendly) bagi santri, pengurus, maupun wali santri.
Pengembangan SIPT diawali dengan proses validasi dan verifikasi data santri secara presisi. Dari fondasi data tersebut, tim pengembang membangun sistem terpadu yang menyokong enam program unggulan pesantren, antara lain:
-
Sistem Keuangan Digital BMT: Menjamin transparansi pengelolaan dana dan transaksi santri.
-
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) "Sapa Santri": Memudahkan akses layanan administrasi dan perizinan wali santri.
-
Kanal Pengaduan "Lapor Cak Ibbien": Sistem pelaporan responsif yang terhubung langsung dengan Satgas Antiperundungan.
-
Integrasi Layanan Akademik, Kesehatan (PKLS), dan Adaptasi Santri Baru (PRIMA).
Mewujudkan Pesantren Adaptif dan Berintegritas
Ketua Ponpes Bumi Damai Al-Muhibbin, Muhammad Amin Febrianto, menyampaikan bahwa kehadiran tim pengembang profesional ini merupakan komitmen pesantren dalam menghadirkan pelayanan yang profesional dan transparan.
"Pemanfaatan teknologi ini adalah ikhtiar kami untuk memperkuat amanah para masyayikh. Dengan dukungan tim pengembang yang memahami kultur pesantren dan keahlian teknologi, seluruh proses komunikasi, administrasi, hingga pengambilan keputusan kini berlangsung lebih cepat, akurat, dan aman," jelas Amin.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Bumi Damai Al-Muhibbin, KH Muhammad Idris Djamaluddin, menegaskan bahwa pembenahan tata kelola berbasis digital ini merupakan langkah berkelanjutan agar pesantren selalu siap menjawab kebutuhan zaman.
Melalui kemitraan strategis bersama Komunitas SAKTi, PT. Nusatama Jaya Sakti, dan Nusantara Computech, Ponpes Al-Muhibbin Tambakberas kini siap melangkah sebagai salah satu role model pesantren salaf yang adaptif, beradab, dan tanggap teknologi.